Langsung ke konten utama

Mekanisme Perdagangan Saham

PASAR PERDANA DAN PASAR SEKUNDER
Pernah dengar istilah pasar perdana dan pasar sekunder ? Pasar perdana merupakan pasar dimana efek-efek diperdagangkan untuk pertama kalinya sebelum dicatatkan di bursa efek. Di pasar perdana ini, saham dan efek lainnya mulai ditawarkan pertama kalinya kepada pihak investor oleh pihak penjamin emisi (underwriter) melalui perantara pedagang efek (broker-dealer). Proses ini biasa juga disebut dengan penawaran umum perdana (IPO / Initial Public Offering).
Pasar sekunder adalah pasar dimana efek – efek yang telah dicatatkan di bursa efek diperjual belikan. Di pasar ini memberikan kesempatan kepada para investor untuk membeli atau menjual efek – efek yang tercatat di bursa setelah terlaksananya penawaran perdana.
PRICE AND TIME PRIORITY
Dalam proses tawar menawar atas jual dan beli, system perdagangan di pasar regular mengacu kepada prioritas harga kemudian prioritas waktu.
Dalam melakukan transaksi di bursa efek, pihak menjual mendapatkan prioritas dalam suatu transaksi.
Penawaran dengan harga yang sama antara pihak jual dan pihak beli, maka prioritas diberikan kepada mereka yang memasukan penawaran tersebut terlebih dahulu.
BIAYA TRANSAKSI
Untuk setiap transaksi, investor dikenakan biaya maksimal sebesar 1% dari total nilai pembelian atau penjualan. Biaya oni akan berbeda – beda pada setiap perusahaan sekuritas.
Selain itu pajak penjualan dikenakan 0,1% pada transaksi penjualan.
FRAKSI HARGA DAN PEMBENTUKAN HARGA
Fraksi harga adalah batasan nilai tawar menawar atas suatu efek yang ditentukan oleh bursa efek. Kenaikan atau penurunan atas satu kelipatan fraksi disebut dengan poin.
Berikut adalah fraksi harga yang ditentukan oleh PT BEI hingga saat ini :
  • < Rp 500 = Rp 5 
  • Rp 500 – Rp 2000 = Rp 10 
  • Rp 2000 – Rp 5000 = Rp 25 
  • > Rp 5000 = Rp 50
BID OFFER
Bid adalah harga yang diajukan oleh pihak yang membeli saham. Offer merupakan harga yang diajukan oleh pihak yang menjual saham. Offer sering disebut juga dengan ask.
SEGMENTASI PASAR BEI
Segmentasi pasar yang ada di bursa efek Indonesia (dulu Jakarta) merupakan salah satu hal yang menyebabkan pasar modal menjadi tidak efisien. Segmentasi yang ada adalah sebagai berikut
  • Pasar regular
Yaitu pasar dimana transaksi regular berlangsung sebagaimana mestinya.
Secara umum semua transaksi berlangsung pada pasar regular ini
  • Pasar tunai
Merupakan pasar negosiasi antara pemilik saham dengan yang berminat untuk membeli saham tersebut.Transaksi di pasar tunai ini terjadi karena adanya gagal serah yang dihadapi investor / broker dealer.
  • Block Sale
Merupakan pasar negosiasi dalam jumlah yang besar. Transaksi pada pasar block sale ini bertujuan untuk tidak memberikan pengaruh harga yang signifikan dengan volume transaksi yang besar.
  • Crossing (tutup sendiri)
Yaitu transaksi yang terjadi antara investor / pemodal yang berasal dari satu perusahaan sekuritas yang sama, harga saham merupakan konsep negosiasi.
  • Porsi asing
Porsi asing ini adalah perdagangan yang dillakukan oleh saham yang dilakukan oleh pemodal asing. Transaksi ini terjadi jika proporsi saham yang boleh dimiliki pihak asing (49% dari saham yang dikeluarkan) sudah terjadi. Tapi jika belum terjadi transaksi terjadi di pasar regular.
JENIS ORDER
Order adalah perintah yang diberikan oleh seorang pemodal kepada pialang yang melayaninya. Pada dasarnya perintah tersebut dapat dibedakan menjadi 3 jenis :
MARKET ORDER
pesanan jual atau beli pada harga terbaik.
LIMIT ORDER
order jual atau beli pada harga yang telah ditetapkan oleh nasabah.
ALL OR NOTHING
transaksi akan dilaksanakan bila jumlah Efek yang ditawarkan sesuai dengan jumlah Efek yang dipesan, jika tidak maka transaksi tidak dilaksanakan.
DISCRETIONARY ORDER
order beli atau jual dengan harga yang menurut pendapat Perantara Pedagang Efek / Broker adalah yang terbaik untuk nasabahnya.
GOOD THROUGH THE WEEK
order yang harus dilaksanakan dalam jangka waktu yang ditentukan oleh nasabah.
MARGIN TRADING
Margin trading adalah fasilitas pembiayaan untuk membeli saham dengan kewajiban membayar tambahan beban bunga atas fasilitas pinjaman tersebut. Margin trading sangat membantu investor saham untuk bertransaksi dengan nilai yang lebih besar dan lebih menguntungkan.
Margin trading ini memberikan beberapa keuntungan baik bagi pihak investor maupun bagi perusahaan efek sebagai pemberi pinjaman. Keuntungan yang diperoleh pihak investor adalah sebagai berikut :
  • Peningkatan power of purchase
  • Memperbesar keuntungan yang akan diperoleh investor
Sedangkan keuntungan yang diperoleh perusahaan efek adalah sebagai berikut:
  • Bunga pinjaman
  • Peningkatan pendapatan komisi
  • Keuntungan kompetitif
Selain keuntungan yang akan didapat dari margin trading ada pula resiko yang harus dihadapi baik oleh pihak investor maupun oleh perusahaan sekuritas..
Resiko yang dihadapi perusahaan efek adalah terjadinya kegagalan nasabah dalam membayar bunga dan kredit. JIka terjadi hal seperti ini maka perusahaan sekuritas biasanya akan melakukan penjualan atas saham yang dimiliki oleh investor tersebut.
Sedangkan resiko yang dihadapi oleh investor yaitu:
  • Bunga yang harus dibayar kepeda perusahaan efek
  • Menambah margin
  • Melikuidasi saham

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alat-Alat Kelengkapan Koperasi

1.1    Pengertian Menurut UU No.25/1992 Alat kelengkapan organisasi koperasi terdiri dari tiga unsur yaitu, Rapat Anggota Tahunan (RAT), Pengurus Koperasi, Pengawas Koperasi dan  bila memungkinkan dapat mengangkat Manajer Koperasi yang bertugas melaksanakan kegiatan usaha koperasi. Pengurus  dan pengawas koperasi adalah anggota yang dipilih melalui RAT, sedangkan manajer adalah tenaga profesional non anggota. Anggota koperasi dapat menjalankan kegiatannya dengan baik, maka koperasi harus memiliki alat perengkapan organisasi. Alat perlengkapan koperasi sebagimana di ketahui adalah pilar-pilar yang akan menentukan maju mundurnya koperasi. Pengurus adalah pelaksanaan usaha koperasi yang bertanggungjawab kepada rapat anggota. Pengawasan adalah orang yangmengadakan pengawasan terhadap kebijakan pengurus dan dapat di beri saran demi kemajuan ekonomi. Manajer adalah orang yang di beri wewenang dan kuasa untuk mengelola dan bertanggungjawab kepada pengurus koperasi. 1....

PENGARUH STRUKTUR AKTIVA DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPPI Tbk. DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

ARTIKEL PENGARUH STRUKTUR AKTIVA DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPPI Tbk. DI B URSA EFEK INDONESIA (BEI) The Influence Of Asset Structure And Selling Growth Toward Capital Structure Of PT. Aqua Golden Mississippi Tbk. At Indonesia Stock Exchange (IDX) Disusun Oleh : Judhitia Suba Sampebulu’ 2 . 11 .06.069 ( e-mail : judhitia_ak2@yahoo.co.id ) UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA ABSTRACT Asset structure and selling growth are several factors which influential in decision-making of company's capital structure. In 2003-2006, the conditions that occur in PT. Aqua Golden Mississippi Tbk. showed that in asset structure (comparison between fixed assets and total assets), the fixed assets decreased but the total assets have increased. The purpose of this research is to know how big influence of asset structure (X1) and selling growth (X2) to the capital structure (Y) either partially or simultaneously. The me...

Akuntansi Keuangan

Akuntansi Keuangan Menurut Para Ahli Kieso & Weygant (2000) Akuntansi Keuangan ialah serangkaian proses yang berujung pada penyusunan  laporan keuangan yang berhubungan dengan perusahaan secara keseluruhan untuk  dipakai oleh pengguna laporan keuangan baik internal ataupun eksternal  perusahaan. Sugiarto (2002) Akuntansi Keuangan ialah bidang dalam akuntansi yang berfokus pada penyiapan laporan keuangan pada suatu perusahaan yang dilakukan secara bertahap. Laporan ini sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban manajemen kepada pemegang saham atau investor. Persamaan akuntansi yang digunakan ialah Aset sama dengan Ekuitas ditambah Liabilitas yang berpatokan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Warren Reeve Fess (2008) Akuntansi keuangan ialah pencatatan dan pelaporan data serta kegiatan ekonomi perusahaan.Walaupun laporan tersebut menghasilkan informasi yang berguna bagi  manajer, namun hal itu  merupakan laporan utama bagi pemilik(owner), kreditor,  ...